Pembukaan Apresiasi Seni Budaya Islami MAN Alor 2018


MAN Alor (Inmas). Dalam menyambut tahun baru islam 1 Muharam 1440 H yang jatuh pada tanggal 11 September 2018, civitas MAN Alor menyelenggarakan Pekan Apresiasi Seni Budaya Islam Tahun 2018. Kegiatan yang bertemakan “Momentum 1 Muharam 1440 H Kita Tingkatkan Dakwah melalui Seni Budaya Menuju Perilaku Islam” ini dibuka dengan resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Drs. Muhammad Marhaban, pada Kamis (6/9/2018) di halaman MAN Alor.

Dalam arahannya, beliau mengingatkan kepada segenap civitas MAN Alor akan pentingnya meneladani pribadi Rosulullah SAW dalam berhijrah. “Sebagai pribadi muslim berhijrah merupakan hal prinsip yang harus dimiliki oleh setiap warga madrasah, guru dan siswa harus memiliki semangat hijrah untuk meraih keberhasilan, cita-cita madrasah yang luhur tidak akan terwujud apabila kita tidak memiliki dan menerapkan prinsip hijrah di dalam diri kita. Mari kita sama berhijrah dari perilaku yang kurang pantas, berhijrah dari kemalasan, berhijrah dari perilaku tidak produktif, dan berhijrah dari seluruh hal yang negative kepada yang positif, sebagaimana yang diajarkan oleh baginda Rosulullah SAW.”

Mengakhiri sambutannya, beliau menitipkan tiga pesan hijriah kepada warga MAN Alor, yaitu ; pertama, MAN Alor harus mampu menjadi sponsor utama dakwah islam di bumi nusa kenari; kedua, Warga MAN Alor harus mampu menampilkan karakter pribadi islami dalam kehidupan social bermasyarkat; dan ketiga, MAN Alor harus mampu mencetak kader-kader generasi bangsa yang berkualitas, berilmu dan berakhlakul karimah, agar moto Madrasah Hebat Bermartabat dapat menjadi nyata.

Perlu diketahui bahwa Pekan Apresiasi Seni Budaya Islam MAN Alor 2018 akan menampilkan berbagai bentuk perlombaan nada dan dakwan islami diantaranya, seni baca Al Quran dan Sari Tilawah, seni tari daerah Dani Dana, Seni olah Vokal Nasyid Islami, lomba dakwah dan pidato yang disatupaketkan dengan MC / protocol. Kegiatan yang diikuti oleh 29 rombong belajar dengan jumlah siswa 839 jiwa ini akan dilombakan selama enam hari yaitu sejak tanggal 6 s/d 11 September 2018.

Harpannya semoga Pekan Apresiasi Seni Budaya Islam MAN Alor 2018 ini mampu menanamkan nilai-nilai positif dalam diri kita dan mampu memotivasi setiap pribadi khususnya para siswa untuk selalu bekerja keras dalam meraih cita-cita mulia***(Hadi Kammis)

 

Nilai-nilai Mulia Asmaul Husna


Pembelajaran I

Nilai-nilai Mulia Asmaul Husna

Asmaul Khusna secara bahasa berasal dari bahasa Arab Asma dan Khusna, Asma berarti nama dan Khusna berarti baik. Dengan demikian pengertian Asmaul Khusna adalah nama-nama yang baik.

Adanya Asmaul husna atau nama-nama Allah yang baik dan mulia menunjukkan kesempurnaan dan sifat-sifat Allah. Dan sebagai hamba-Nya, kita dianjurkan mengetahui dan berdo’a kepada Allah dengan menyebut nama-nama-Nya itu. Dengan mnyebut nama-nama Allah yang terangkum dalam Asmaul Khusna, hati akan menjadi tenang dan tentram karena kita senantiasa merasa dekat dengan Allah.

AL GHAFFAR

Pengertian al Ghaffar

Al Ghaffar berasal dari akar kata ghafara yang artinya yaitu menutupi atau merahasiakan. Al Ghaffar bisa juga diterjemahkan berasal dari kata al maghfiroh dan al ghufron yang artinya pengampunan. Jika al Ghafar disandarkan pada Allah maka berarti Allah adalah dzat yang Maha mengampuni. Al Ghaffar dapat diterjemahkan juga sebagai dzat yang menampakkan kebaikan dan menutupi kejelekan di dunia dan memaafkan hukumannya di akhirat. memberikan pengampunan adalah hak mutlak milik Allah yang tidak dapat dimiliki oleh siapapun. Allah sebagai al Ghaffar bararti dzat Allah yang Maha merahasiakan dan Maha menutupi, seperti diterangkan dalam al Qur’an :

قُلْ لِلَّذِينَ آمَنُوا يَغْفِرُوا لِلَّذِينَ لا يَرْجُونَ أَيَّامَ اللَّهِ لِيَجْزِيَ قَوْمًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ (١٤)

“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas suatu kaum terhadap apa saja yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Jatsiyah : 14)

 Meneladani Allah dengan sifat al Ghaffar

Sebagai hamba Allah kita semestinya meneladani sifat Allah al Ghaffar dalam kehidupan kita sehari-hari. Manusia yang meneladani sifat al Ghaffar adalah

  1. Senantiasa memaafkan kesalahan orang lain
  2. menutupi kesalahan atau aib orang lain
  3. Menghilangkan perasaan dendam
  4. Mengingat kebaikan dan melupakan keburukan orang lain
  5. upaya menghindarkan diri dari berprasangka buruk, menggunjung memfitnah dan sejenisnya.

Silahkan Download MODUL AQIDAH AKHLAK, XII – KD.1

%d blogger menyukai ini: