GERHANA : PERTANDA KEBESARAN ALLAH


GERHANA : PERTANDA KEBESARAN ALLAH

4682348-3x2-940x627Matahari dan bulan merupakan makhluk ciptaan Allah swt. yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia. Sebagai makhluk matahari dan bulan selalu bertasbih kepada Allah swt sesuai dengan ketentuan yang Allah kehendaki. Dalam Al Quran Allah swt. menjelaskan bahwa ”Matahari dan bulan (selalu beredar) menurut perhitungan.” (Ar-Rahman : 5).

Beredarnya matahari dan bulan inilah kemudian menyebabkan terjadinya siang dan malam. Selain terjadinya siang dan malam, fenomena peredaran matahari dan bulan pun akan menyebabkan terjadinya gerhana matahari (Kusuf) yaitu hilangnya sebagian atau seluruh sinar matahari pada siang hari – dan gerhana bulan (Khusuf) yaitu hilangnya sebagian atau seluruh sinar bulan pada malam hari.

Baca : Gerhana Matahari “Hibrid”, Bagaimana Bisa Terjadi? 

Pandangan Islam tentang Gerhana

Sebagian orang mengaitkan fenomena gerhana dengan peristiwa atau pertanda lain. sebagian mengatakan gerhana terjadi sebagai pertanda akan terjadi kiamat, gerhana terjadi sebagai pertanda meninggalnya pejabat atau pembesar negeri, sebagian lagi menghubungnkannya munculnnya kekuatan ghaib atau munculnya makhluk aneh dan berbagai macam penafsiran lainnya.

Sebagai umat islam tentunya kita harus menjauhkan diri dari berbagai penafsiran yang akan menjerumuskan kita ke dalam jurang kemusyrikan. Gerhana matahari maupun gerhana bulan bukanlah sekedar fenomena alam yang terjadi dengan sendirinya namun hal itu terjadi karena adanya kehendak Allah swt.

Menyikapi fenomena alam tersebut Rasulullah saw telah memberikan pedoman yang harus kita ikuti. Peristiwa gerhana matahari dan gerhana bulan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah. Melalui peristiwa tersebut seorang hamba diharapkan dapat berpikir dan kembali kepada Allah.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam bersabda :

“Sesungguhnya matahari dan bulan tidak hilang cahaya keduanya karena mati dan lahirnya seseorang, namun keduanya merupakan tanda-tanda kebesaran Allah, dengannya Allah menanamkan rasa takut dalam hati hambanya, sehingga ketika terjadi gerhana pada keduanya hendaklah kalian bersiap-siap untuk melaksanakan shalat. (HR. Abu Daud)

Menghadapi gerhana matahari  yang akan terjadi tanggal 9 Maret 2016 sebagai umat islam marilah kita hadapi dengan mengikuti pedoman yang telah disampiakan oleh Rasulullah saw. Perbanyaklah dzikir, istighfar, takbir, sedekah dan bentuk ketaatan lainnya.

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044)

Download di link ini : Panduan Sholat Gernaha

Sumber  Panduan Sholat Gerhana : http://www.fiqhindonesia.com/

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s